Makanan untuk Bayi Sakit

Sumber: Buku Variasi Makanan Sehat Bayi (Wied Harry Apriadji)

gambar diambil dari SINI

Berikan ASI seperti biasa. Bayi biasanya tetap mau menyusu, tetapi sedikit-sedikit. Bersabarlah untuk terus memberikan ASI. Oleh karena itu, Anda perlu memberikan ASI lebih sering dari biasanya. Tetaplah rileks dan jangan panik dengan kondisi bayi Anda. tetap konsumsi makanan bergizi dalam jumlah cukup agar produksi ASI tetap baik.

Bayi sakit biasanya malas makan. Ini hal yang wajar dan alamiah. Ketika sedang sakit, sistem metabolisme tubuh mengurangi aktivitasnya untuk mencerna. Sebaliknya, tubuh lebih fokus pada aktivitas penyerapan nutrisi dan pemulihan. Oleh karena itu, ketika bayi sedang sakit sebaiknya berikan makanan yang mudah dicerna. Jus buah atau puree buah bisa diberikan lebih sering. Continue reading

Jangan Meniup Makanan Bayi

Sebelum diberikan pada bayi, sebaiknya makanan panas disisihkan dahulu hingga hangat. Hindari meniup makanan bayi sebelum disuapkan karena bisa menularkan kuman dari mulut Anda ke dalam tubuh bayi. Ingatkan pengasuh bayi atau pembantu rumah tangga agar tidak melakukan hal ini. Udara dari mulut Anda juga mengandung banyak radikal bebas, seperti gas karbon dioksida yang dapat meminimalkan manfaat nutrisi dalam makanan bayi.

Sumber: Buku Variasi Makanan Sehat Bayi (Wied Harry Apriadji)

Mengapa MPASI Buatan Sendiri dan Bukan MPASI Instan?

diterjemahkan bebas dari: Why Make Homemade Baby Food Recipes for Your Baby?

gambar diambil dari SINI

  • Dengan memberikan MPASI buatan sendiri Anda dapat benar-benar mengatur makanan bayi Anda dan kandungan yang terdapat di dalamnya. Anda akan yakin bahwa makanan tersebut bebas dari zat pengawet maupun zat kimia penambah rasa yang tidak berguna bagi bayi Anda. Jika bayi Anda memiliki alergi terhadap makanan tertentu, risiko alergi ini akan lebih diperkecil dengan membuat MPASI sendiri. Continue reading

Peraturan Tunggu 4 Hari Dalam Memberikan MPASI

diterjemahkan bebas dari: The 4 Day Wait Rule When Introducing Solid Food

gambar diambil dari SINI

Mengapa sangat penting untuk menaati Peraturan Tunggu 4 Hari ketika memperkenalkan MPASI pada bayi?

Dalam memperkenalkan jenis makanan baru, selalu berikan selama 4 hari berturut-turut. Dengan demikian dapat dilihat secara jelas bagaimana reaksi bayi terhadap makanan tersebut. Hal ini sangat penting terutama apabila Anda dan/atau anggota keluarga Anda memiliki kecenderungan alergi makanan. Selain itu, dengan memberikan jenis makanan baru satu per satu, ketika muncul reaksi alergi pada bayi, Anda akan dengan mudah “mengeliminasi” jenis makanannya dan menemukan penyebab alerginya. Continue reading

Mengapa Menunda Pemberian Makanan Padat Sampai Bayi Berusia 6 Bulan?

diterjemahkan bebas dari: Why Delay Solids?

gambar diambil dari SINI

Para pakar kesehatan dan pakar laktasi sependapat bahwa saat paling tepat untuk mulai memberikan makanan padat pendamping ASI (MPASI) adalah pada umur 6 bulan. Sudah banyak dilakukan penelitian mengenai hal ini, dan umumnya organisasi kesehatan telah menyesuaikan dan memperbaharui ketentuan pemberian ASI Eksklusif. Namun masih banyak juga yang belum up-to-date sehingga banyak juga literatur yang masih menganjurkan pemberian ASI Eksklusif sampai usia 4 bulan. Continue reading

Memperkenalkan MPASI pada Bayi

diterjemahkan bebas dari: How to Introduce Solid Foods to a Baby

gambar diambil dari SINI

Umumnya bayi telah siap dengan makanan padat (MPASI = Makanan Pendamping ASI) pada usia 6 bulan. Memperkenalkan MPASI pada bayi merupakan sebuah tahap yang penting. Luangkan waktu khusus untuk mempersiapkan diri Anda dan bayi Anda sebelum memulai. Perlu diingat bahwa tiap bayi itu berbeda, jadi janganlah memaksanya. Tetap rileks dan jangan lupa pasa kamera video untuk merekam saat-saat pertama Si Kecil mulai makan.  Continue reading