FAQ #4: Bagaimana Cara Menyimpan ASI Perah Yang Baik dan Benar?


  1. Simpan ASI dalam botol yang telah disterilkan terlebih dahulu atau di dalam kantong ASI yang didesain khusus untuk penyimpanan dalam freezer.
  2. Botol yang paling baik sebetulnya adalah yang terbuat dari gelas/beling,namun jika terpaksa menggunakan botol plastik, pastikanlah bahwa plastiknya cukup kuat (tidak meleleh jika direndam dalam air panas).
  3. Jangan pakai botol susu yang berwarna/bergambar, karena ada kemungkinan catnya meleleh jika terkena panas.
  4. Jangan lupa bubuhkan label setiap kali Anda akan menyimpan botol ASI, dengan mencantumkan tanggal dan jam ASI dipompa/perah.
  5. Simpan ASI di dalam botol yang tertutup rapat (jangan ditutup dengan dot, karena masih ada peluang untuk berinteraksi dengan udara).
  6. Jika dalam satu hari Anda memompa/memerah ASI beberapa kali, bisa saja Anda menggabungkan hasil pompa/perah tersebut dalam botol yang sama, dengan catatan bahwa suhu tempat botol disimpan stabil, antara 0 s/d 15 derajat Celcius. Penggabungan hasil simpanan ini bisa dilakukan asalkan jangka waktu pemompaan/perah pertama s.d. terakhir tidak lebih dari 24 jam.

sumber: arsip milis asiforbaby

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s