Temper Tantrum pada Bayi


diterjemahkan bebas dari: Baby Temper Tantrums

gambar diambil dari SINI

Pelajari Tempertantrum Bayi

Anda mungkin akan terkejut ketika pertama kali bayi Anda mengalami tantrum. Anda akan kaget melihatnya menangis berteriak, memukul, atau mengejangkan seluruh badannya. Tapi jangan khawatir, tantrum pada bayi tidak disebabkan karena Anda telah melakukan sesuatu yang salah, dan juga bukan karena bayi Anda marah atau emosi – dia masih terlalu kecil untuk itu. Dan cara Anda merespon perilakunya waktu bayi berbeda dengan waktu ia lebih besar nanti.

Mengapa Bayi Mengalami Tantrum dan Apa yang Bisa Anda Lakukan

Tantrum bayi adalah kehilangan kontrol emosional yang mendadak. Ada berbagai faktor penyebab tantrum, dan bila Anda dapat mengetahuinya, barulah Anda bisa menenangkannya – dan mungkin bahkan mencegah terjadinya tantrum. Berikut adalah sejumlah penyebab umum tantrum dan cara mengatasinya:

PENYEBAB CARA MENGATASI
Kelelahan Tidurkan bayi atau berikan kegiatan/permainan yang relatif tenang
Lapar Susui atau beri makanan
Frustrasi (karena tidak bisa melakukan sesuatu atau keinginannya tidak tercapai)
Bantu bayi untuk mencapai tujuannya atau alihkan perhatiannya
Takut / Cemas
Gendong dan peluk bayi, pindahkan bayi ke tempat di mana ia merasa aman.
Kesulitan komunikasi
Coba pahami apa keinginannya, dorong dirinya untuk bisa mengutarakan maksudnya
Menolak adanya perubahan
Berikan waktu agar bayi bisa beradaptasi
Stimulasi berlebihan
Pindahkan bayi ke tempat yang lebih tenang

Cara Mencegah Tantrum Bayi

Anda dapat mencegah terjadinya tantrum bila Anda dapat mengantisipasi situasi penyebabnya, antara lain:

  • Ketika bayi mengantuk / lelah, segera tidurkan
  • Susui bayi semaunya dan sesering mungkin. Bayi memiliki lambung yang kecil, sehingga cepat merasa lapar
  • Berikan bayi mainan yang sesuai dengan usia dan kemampuannya
  • Beritahu bayi setiap kali akan ada perubahan kegiatan (misal, “Sekali lagi ya mainnya, abis itu kita pulang..”)
  • Bersabarlah ketika membawa bayi ke lingkungan baru atau memperkenalkannya ke orang baru
  • Bantu bayi mempelajari keterampilan baru (misalnya menaiki tangga atau bermain puzzle)
  • Anda harus realistis, jangan mengharapkan bayi Anda lebih dari kemampuannya
  • Buat jadwal yang rutin agar bayi terbiasa
  • Ketika bayi Anda rewel, Anda harus tetap tenang
  • Gunakan nada suara yang menenangkan dan sentuhan lembut untuk menenangkan bayi. Bayi belum bisa menenangkan dirinya sendiri, ia membutuhkan bantuan Anda.

artikel diambil dari Gentle Baby Care oleh Elizabeth Pantley (McGraw-Hill, 2003)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s