10 Fakta Menyusui


sumber: http://www.wepapers.com/Papers/34733/10_Fakta_Menyusui

gambar diambil dari SINI

1. Anjuran WHO
WHO sebagai organisasi kesehatan dunia sangat menganjurkan untuk menyusui eksklusif 6 bulan, kemudian mulai diberi makanan pendamping makanan keluarga sambil tetap menyusui sampai 2 tahun atau lebih dengan cara:

  • Memberikan kesempatan bayi menyusu sendiri segera setelah lahir
  • Menyusui semau bayi sebanyak yang bayi mau, baik siang atau malam
  • Menghindari pemberian makan atau minum dengan botol

2. Manfaat untuk Bayi
ASI merupakan asupan ideal untuk bayi baru lahir dan bayi. ASI memberikan semua kebutuhan nutrisi untuk peningkatan kesehatannya. ASI sangat aman dan terdapat di dalamnya antibodi yang membantu melindungi bayi dari berbagai penyakit, seperti diare, pneumonia, yang merupakan penyebab kematian anak terbesar di dunia. ASI mudah diberikan dan terjangkau. ASI membantu memberikan nutrisi yang adekuat.

3. Keuntungan Kesehatan untuk Ibu
Menyusui juga mempunyai keuntungan untuk ibu. Menyusui dapat menekan ovulasi dan menjadi alat kontrasepsi yang alami. Menyusui menurunkan risiko kanker payudara dan ovarium di kemudian hari, membantu lebih cepat menurunkan berat badan setelah kehamilan, dan menurunkan risiko obesitas.

4. Keuntungan Jangka Panjang bagi Anak
Selain keuntungan yang dapat terlihat saat bayi, menyusui juga berkontribusi dalam menjaga kesehatan anak seumur hidupnya. Orang dewasa yang disusui semasa bayinya mempunyai risiko lebih rendah terkena kolesterol dan tekanan darah tinggi, juga overweight, obesitas dan diabetes tipe 2. Selain itu, mempunyai kecerdasan lebih tinggi.

5. Kenapa Tidak Didapat pada Susu Formula?
Susu formula tidak mempunyai antibodi seperti dalam ASI. Ini merupakan benang merah kenapa terjadi peningkatan risiko, apalagi masih banyak keluarga yang belum dapat akses air bersih. Malnutrisi dapat menjadi ancaman bagi bayi diberi susu formula yang “irit”. Kembali ke ASI merupakan pilihan terbaik bagi kita.

6. HIV dan Menyusui

Untuk ibu HIV, WHO merekomendasikan menyusui eksklusif 6 bulan tanpa tambahan asupan lain. Namun pemberian susu formula harus memenuhi syarat:

  • Diterima (diterima secara kultur)
  • Mungkin (ada fasilitas dan penolong yang dapat menyiapkan formula)
  • Terjangkau (formula mampu ibu berikan)
  • Berkelanjutan (pemberiannya dapat diberikan sampai 6 bulan)
  • Aman (pemberian susu formula diberikan secara aman, dan higienis)

7. Pengaturan Pengganti ASI
Kode Internasional telah mengatur pemasaran pengganti ASI yang diapsi pada tahun 1981, yang berisi tentang:

  • Semua label dalam formula harus mencantumkan keuntungan menyusui
  • Tidak boleh ada promosi pengganti ASI
  • Tidak ada sample gratis yang diberikan untuk ibu hamil, ibu menyusui, atau keluarganya
  • Tidak boleh ada distribusi gratis atau yang disubsidi kepada tenaga kesehatan atau fasilitas kesehatan

8. Dibutuhkan Dukungan untuk Ibu
Menyusui sebaiknya dipelajari oleh semua ibu karena banyak ibu yang merasa kesulitan untuk menyusui di awal kelahiran bayi pertamanya. Fasilitas kesehatan sebaiknya mendukung ibu untuk menyusui – dengan melatih konselor menyusui yang mampu memberikan konseling pada ibu – dan menyarankan untuk mempraktikkan sebanyak mungkin untuk menyusui.

9. Ibu Bekerja dan Menyusui
WHO merekomendasikan kepada ibu menyusui untuk cuti bekerja setidaknya 16 minggu setelah melahirkan, agar dapat beristirahat dan menyusui bayinya. Banyak ibu yang kembali bekerja mengabaikan pemberian ASI eksklusif 6 bulan karena tidak diberi keleluasaan waktu untuk memerah dan menyimpan ASI perahnya di tempat kerja. Ibu membutuhkan akses tempat yang aman, bersih, dan bersifat privasi di tempat kerja mereka.

10. Tahap Pemberian Makan
Untuk mencukupi kebutuhan dalam pertumbuhan setelah 6 bulan umur bayi, makanan pendamping ASI diberikan dengan tetap menyusui sampai 2 tahun atau lebih. Makanan pendamping sebaiknya makanan keluarga yang bebas dari olahan kimiawi. Sebagai catatan:

  • ASI tidak akan berkurang saat ibu memberikan makana pendamping
  • Makanan pendamping sebaiknya diberikan dengan sendok atau cangkir dan menghindari pemberian dengan botol
  • Makanan sebaiknya bersih, aman, dan makanan lokal
  • Bayi membutuhkan waktu untuk belajar makanan padat

penyusun: SELASI

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s