Membacakan Buku untuk Bayi – bagian 2


Umur Berbeda, Tahap Berbeda

Bayi berumur di bawah 4 bulan, belum memahami apa arti gambar-gambar di buku, namun mereka dapat memfokuskan pandangan pada gambar tersebut, khususnya gambar wajah, warna terang, dan pola-pola yang kontras. Bacakan atau nyanyikan lagu nina bobo dan lagu anak-anak untuk menarik perhatian bayi Anda.

Antara usia 4 sampai 6 bulan, bayi Anda sudah mulai lebih menunjukkan minat pada buku. Ia akan mulai memegang buku, tapi kemudian akan memasukkannya ke dalam mulut, menggigitnya, dan menjatuhkannya. Pilihlah buku dari kain dengan warna-warna terang dan tulisan yang diulang-ulang atau tulisan yang memiliki rima (rhyme).
Antara usia 6 sampai 12 bulan, bayi Anda mulai memahami bahwa gambar merupakan representasi dari obyek, dan umumnya ia sudah memiliki rasa suka terhadap gambar-gambar tertentu, halaman buku, atau cerita tertentu. Bayi Anda akan merespon sat Anda membaca, mencoba merebut buku itu dari tangan Anda dan membuat suara-suara, dan pada saat usianya mencapai 12 bulan, ia akan mulai mencoba membalik halaman (dengan bantuan Anda), menepuk atau mulai menunjuk gambar tertentu, dan mengulangi suara Anda.
Kapan dan Bagaimana Membacakan Buku untuk Bayi Anda
Membacakan buku tidak memerlukan keterampilan atau alat khusus, hanya Anda, bayi Anda, dan beberapa buku. Bacakan buku selama beberapa menit saja, tapi lakukan secara rutin. Tidak usah sampai selesai 1 buku — fokus saja pada bagian-bagian yang disenangi oleh Anda dan bayi Anda.
Jadwalkan waktu rutin untuk membaca setiap hari — misalnya sebelum tidur siang dan tidur malam. Selain memeluk bayi sambil bercerita merupakan hal yang menyenangkan, Anda juga akan lebih mudah membiasakan bayi untuk memiliki jadwal teratur. Hal ini akan membantu menenangkan bayi dan membuatnya belajar kapan waktu tidur.
Bisa juga Anda membacakan buku pada saat lain di luar jadwal. Pilihlah saat bayi Anda sudah kenyang dan belum mengantuk. Buku juga sangat berguna saat Anda terpaksa menunggu, misalnya pada saat pemeriksaan rutin di dokter atau pada saat mengantri bayar di kasir di supermarket. Jadi selalu bawa buku di tas popok bayi Anda.
gambar diambil dari SINI
Berikut tips tambahan tentang membaca untuk bayi:
  • Memeluk bayi sambil membacakan cerita membuat bayi merasa aman, hangat dan dekat dengan Anda.
  • Bacalah cerita dengan ekspresi, naikkan atau turunkan nada suara Anda sesuai dengan konteks cerita atau gunakan suara yang berbeda untuk karakter tokoh yang berbeda.
  • Jangan terlalu terpaku untuk mengikuti teks di buku. Pada saat tertentu hentikan membaca dan tanya bayi Anda atau berikan komentar terhadap gambar atau tulisan (“Di mana kucingnya ya? Itu dia kucingnya! Lucu ya… Kucingnya lucu warna hitam.”) Anak Anda mungkin belum bisa berespon, tapi ia akan bisa lama-kelamaan.
  • Nyanyikan lagu anak-anak, buat suara-suara binatang yang lucu, atau ayun-ayun bayi di lutut Anda — apa pun untuk menunjukkan bahwa membaca itu menyenangkan.
  • Bayi sangat menyenangi — dan belajar dari — pengulangan, jadi jangan takut ia merasa bosan bila Anda membaca buku yang sama terus menerus. Saat melakukannya, ulang juga lagu-lagu yang Anda nyanyikan, atau suara-suara yang Anda lakukan.
  • Semakin besar bayi Anda, ajak ia untuk menyentuh buku atau memegang buku yang terbuat dari vinyl, kain, atau papan. Anda bukan mengajarkannya untuk menggigit buku, tapi dengan membiarkannya memasukkan buku ke dalam mulutnya, ia akan mempelajari bagaimana bentuk dan rasa buku — dan akhirnya menemukan bahwa buku itu tidak bisa dimakan.

bersambung ke Membacakan Buku untuk Bayi – bagian 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s