Tentang Payudara dan Komposisi ASI – bag. 2


Komposisi ASI

diterjemahkan bebas dari: Breastmilk Composition

gambar diambil dari SINI

ASI adalah nutrisi terbaik untuk bayi. ASI Anda diproduksi khusus untuk bayi Anda. Komposisi nutrisi ASI sifatnya unik dan sangat cocok untuk kebutuhan pertumbuhan bayi yang pesat. Produksi ASI terdiri dari beberapa tahap: Colostrum, Transitional milk dan Mature milk.

Colostrum

Pada hari-hari pertama setelah melahirkan, payudara memproduksi cairan susu yang teksturnya terlihat kental dan berwarna kekuningan. Cairan ini disebut kolostrum dan mengandung antibodi serta faktor pendukung pertumbuhan. Kolostrum memperkuat perkembangan pencernaan bayi dan memiliki zat anti-infeksi yang berfungsi sebagai imunisasi awal bagi bayi.

Kolostrum memiliki efek pencahar yang membantu bayi mengeluarkan meconium dari dalam tubuhnya (pup pertama bayi) serta mencegah terjadinya neonatal jaundice (bayi kuning) dengan cara mengeluarkan bilirubin dari dalam perut bayi. Walaupun jumlah kolostrum sangat sedikit, tapi sebenarnya hanya itulah yang dibutuhkan bayi pada hari-hari pertama kelahirannya.

Transitional Milk

Pada dua minggu berikutnya, produksi ASI meningkat dan terdapat perubahan pula pada tampilan serta komposisinya. Jumlah zat immunoglobulin dan protein menurun, sedangkan jumlah lemak dan gula meningkat. Pada masa ini, payudara akan terasa penuh, keras dan berat. Pembengkakan payudara ini normal terjadi – kadang lebih dikenal dengan istilah “ASI mulai keluar” – dan akan mereda seiring dengan semakin seringnya ibu menyusui bayi.

Mature Milk

Secara tampilan, mature milk terlihat lebih encer dan lebih mengandung air bila dibandingkan dengan susu sapi. Terkadang hal ini bisa membingungkan seorang ibu baru. Namun demikian, ASI mengandung seluruh nutrisi yang dibutuhkan oleh perkembangan bayi yang sehat. Tidak ada istilah “ASI terlalu encer”. Mature milk akan berubah setiap kali bayi menyusui dan menyesuaikan dengan kebutuhan bayi.

ASI yang keluar pada saat mulai menyusui disebut foremilk. Foremilk memiliki kandungan lemak yang rendah namun tinggi dalam hal kadar laktosa, gula, protein, vitamin, mineral dan air. Secara perlahan, ASI kemudian berubah menjadi hindmilk, yang kandungan lemaknya lebih tinggi daripada foremilk. Biasanya perbedaan antara foremilk dan hindmilk tidak dapat dilihat jelas. Kadar lemak meningkat secara perlahan dari mulai awal menyusui sampai selesai.

Bersambung ke Tentang Payudara dan Komposisi ASI – bag. 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s