Membacakan Buku untuk Bayi – bagian 1


diterjemahkan bebas dari: Reading Books to Babies
Jacob sangat menyenangi buku. Ibunya mengetahui hal ini karena tiap kali ia duduk dan membacakan buku untuk Jacob, Jacob terlihat melambaikan tangannya dengan gembira.
Pada halaman favoritnya dari buku “Goodnight Moon”, terdapat gambar seekor sapi yang meloncati bulan. Jacob pasti berteriak kegirangan dan sibuk meraih buku itu setiap kali ia melihat gambar tersebut. Ketika ibunya selesai membaca, dibiarkannya Jacob memandangi buku itu, walaupun pada akhirnya Jacob memasukkan buku itu ke mulutnya.
Jacob baru berusia 6 bulan, namun ia sedang berkembang menjadi seseorang yang gemar membaca.

gambar diambil dari SINI
Mengapa Harus Membacakan Buku pada Bayi

Anda mungkin bingung apa manfaat membacakan buku untuk bayi. Sudah jelas, seorang bayi tidak memahami apa yang sedang Anda lakukan atau mengapa Anda melakukannya. Tapi Anda tentunya tidak akan menunggu sampai anak Anda bisa memahami kata-kata Anda sebelum Anda mulai berbicara padanya bukan? Dan Anda juga tetap menyanyikan lagu nina bobo padanya walaupun bayi Anda belum bisa bernyanyi. Atau Anda tentu tidak akan menunggu sampai ia bisa menggoyangkan mainan sebelum Anda memberikan mainan padanya.
Membacakan buku untuk bayi Anda merupakan kegiatan menyenangkan yang bisa Anda lakukan bersama Si Kecil dan dapat berlanjut sampai tahun-tahun mendatang — selain itu, membacakan buku juga merupakan bentuk stimulasi yang sangat penting baginya.
Membacakan buku untuk bayi:
  • mengajarkan bayi tentang komunikasi
  • memperkenalkan konsep angka, huruf, warna, dan bentuk dengan cara yang menyenangkan
  • mengembangkan keterampilan mendengarkan, memori, dan kosa kata
  • memberikan pada bayi informasi tentang dunia di sekelilingnya

Percaya atau tidak, dengan membacakan buku pada bayi, pada saat mencapai usia 1 tahun, ia telah mempelajari  seluruh bentuk suara yang dibutuhkan untuk belajar berbicara. Semakin banyak cerita yang Anda bacakan, semakin banyak kata yang dipelajari bayi dan semakin baik pula kemampuannya untuk berbicara. Dengan mendengarkan, bayi akan terbantu untuk menyimpan kata yang didengarnya itu di dalam otaknya. Anak-anak yang orang tuanya sering berbicara atau membacakan buku padanya mengetahui lebih banyak kata dibandingkan dibandingkan mereka yang orang tuanya tidak pernah membacakan buku. Dan anak-anak yang sudah mulai membaca sejak usia dini cenderung lebih cepat bisa membaca.

Saat membaca, anak Anda bisa mendengarkan bahwa Anda menggunakan berbagai emosi yang berbeda dan suara yang ekspresif, yang membantu perkembangan sosial dan emosionalnya. Membanca juga mengajak bayi untuk melihat, menunjuk, menyentuh, dan menjawab pertanyaan — di mana semuanya dapat meningkatkan perkembangan sosial dan keterampilan berpikir. Dan bayi Anda juga dapat meningkatkan keterampulan berbahasanya dengan menirukan suara, mengenali bentuk, dan mempelajari kata-kata.

Namun demikian hal terpenting dari membacakan buku untuk bayi adalah terbinanya hubungan antara Anda dan Si Kecil yang samgat Anda cintai — melalui suara Anda dan kedekatan secara fisik dengan Anda — dengan buku. Menghabiskan waktu dengan membacakan buku untuk bayi Anda menunjukkan bahwa membaca merupakan sebuah keterampilan yang patut dipelajari.

Bersambung ke Membacakan Buku untuk Bayi – bagian 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s